Tahun Baru
31 Desember 2011 jam menunjukan pukul 5.00 WIB, langit gelap hujan rintik-rintik mengguyur kota kecil bernama Subang, beberapa pria berseragam lengkap telah hilir mudik dan bersiap-siap mengamankan "pesta" nanti malam. dan aku berdiri didepan sebuah toko yang telah di tutup pemiliknya, berhapap hujan yang mengguyur segera reda. hawar hawar suara trompet mulai di bunyikan kendati "pesta" baru dimulai malam nanti. mungin ini adalah berkah bagi mereka yang setiap tahun menawarkan sebuah alat tiup sebagai pelengkap "pesta" pergantian tahun. dan aku masih di depan toko yang telah di tutup pemiliknya, merindukan anak dan istriku, ingin segera bercanda dan bercengkrama dengan mereka. biasanya setiap tahun "pesta" ini digelar dengan menelan budget yang tidak sedikit, jalan-jalan, tempat hiburan, Mall-mall, alun-alun, dipadati orang mulai dari orang kampung sampai yang merasa dirinya dari kalangan elite, larut dalam "pesta" ini. dan aku masih d...