Postingan

Menampilkan postingan dengan label catatan

Terjebak Lailatul Qadar...?

Gambar
  Ramadan 1444 H. Setiap ramadan, apalagi menjelang 10 malam terakhir, salah satu bahasan yang pasti sering di bahas di ceramah-ceramah di masjid atau di tipi-tipi atau di kanal-kanal media sosial adalah tentang lailatul qadar. lailatul qadar adalah malam yang sangat mulia yang lebih baik dari 1.000 bulan. sebagaimana disampaikan dalam Al Quran (QS Al-Qadar 1-5) نَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ، وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ, لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ، تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ، سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar." dan dalam Hadis Nabi : تَحَرَّوْا ليلة ا...

Maju mundurnya sebuah bangsa, bisa di lihat dari cara rakyatnya ngaduk baso.

Gambar
  Kok bisa? Jadi begini kawan... pernah dengan istilah "Butterfly Effect"? istilah dalam teori kekacauan yang berhubungan dengan "ketergantungan yang peka terhadap kondisi awal", di mana perubahan kecil pada satu tempat dalam suatu sistem tak linear dapat mengakibatkan perbedaan besar dalam keadaan kemudian (Wikipedia) Terus... apa hubungannya ngaduk baso dengan dengan maju mundurnya bahkan kehancuran sebuah bangsa? (Lebay... ^-^) Tenang kawan... begini... Biasanya kalau kita beli baso, si emang tukang baso, naro dulu mie, sayuran dan basonya. Baru di kasih bumbu Garam, kecap saos cuka dan sebagainya. Iya kan? Padahal logika sederhananya, kalau mau enak, harusnya taro bumbu dulu, garam, kecap, saos, cula, sambel dll di aduk dan di cobain, kalau sudah pas baru taro mie sayur baso, tulang dll nya. Tapi da kita mah, ya udah lah, gapapa...orang juga kaya gitu. padahal, kalau cara yg pertama kemungkinan tidak teraduknya sangat besar, ada saos yang menggumpal di satu sis...

Bismillah

Gambar
Bismillah... Ceritanya dulu pernah ngaku jadi Blogger, bahkan gaya banget di undang kesana kemari, ngisi acara bikin workshop...  wah pokoknya keden deh. tapi itu dulu... seiring bergesernya era, blog pun ditinggalkan. tulisan tulisan pun haya sebatas nulis ststus di facebook, atau 140 huruf (sekarang bisa lebih) di twitter. padahal itu hanya tulisan yang tercecer..... dan sekarang Insya Allah mau memaksakan diri untuk nulis, supaya anak anaku kelak tau seperti apa kelakuan bapaknya... semoga bisa istikomah. Brian Kamoed